Minggu, 17 Desember 2017

Sosialsisasi Ekonomi Islam di Masyarakat Umum

Seiring berkembangnya ekonomi masyarakat yang kian modern, ekonomi Islam atau ekonomi berbasis Syariah mulai muncul di tengah masyarakat. Ekonomi Islam? Ekonomi Islam berpedoman penuh pada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Hukum-hukum yang melandasi prosedur transaksinya sepenuhnya untuk kemaslahatan masyarakat, sehingga tidak ada satu pihak yang merasa dirugikan. Tapi, masyarakat umum belum banyak yang mengetahui apa itu ekonomi Islam Maka dari itu, beberapa waktu lalu saya dan teman-teman saya dalam kelompok mata kuliah Perekonomian Indonesia  memutuskan untuk mengenalkan ekonomi Islam langsung kepada masyarakat. Kami bertujuan agar ekonomi Islam semakin membaur dengan masyarakat, karena di masyarakatlah transaksi ekonomi sering digunakan. Setidaknya masyarakat mengetahui hal-hal yang dibolehkan dan dilarang dalam bermuamalah. Kami mengangkat materi tentang pengertian ekonomi Islam secara umum dan hal-hal yang dilarang dalam muamalah ( Tadlis, Taghrir, Ikhtikar, Ba’i Najasy, Maisir, Riba, Risywah). Tempat yang kami tuju adalah Alun-Alun Kota Malang, kami memilih tempat itu dengan alasan karena disana banyak masyarakat menghabiskan waktu sore untuk berkumpul dengan keluarga atau teman-temannya.
Sasaran pertama kami adalah dua mahasiswi semester 1 jurusan Biologi dari Universitas Negeri Malang dan kami mulai untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu lalu kita mulai berbincang-bincang santai agar tidak formal dan untuk tidak menciptakan rasa bosan. kami mulai menyanyakan tentang ekonomi Islam secara umum dan mereka ternyata paham dengan ekonomi islam secara umum, tapi kami tidak berfokus pada ekonomi Islam secara umum atau global meklainkan kami berfokus pada 7 hal yang dilarang dalam bermuamalah. Setelah kami bertanya tentang 7 hal tersebut mereka hanya bisa menjawab 1 yaitu Riba'. lalu kam mulai menjelaskan 7 hal tersebut satu persatu dan merka tampak menyimak dengan penjelasan kami sampai akhirnya mereka memiliki berbagai pertanyaan seputar studi kasus dari 7 hal yang dilarang dalam bermuamalah tersebut, yang mereka tanyakan adalah tentang penimbunan barang jika untuk berjaga-jaga takut kalau barang tersebut terjadi kelangkaan, maka kamipun menjawab apabila barang tersebut untuk kebutuhannya sendiri itu tidak apa-apa. kami senang dengan feedback yang mereka berikan sehingga penjelasan kami juga ada tantangannya.
Sasaran kedua kami adalah tujuh orang pelajar SLTA salah satu sekolah di Malang. Sama seperti target pertama kami juga berbincang dengan santai namun feedback yang kami dapatkan kurang memuaskan karena sepertinya mereka tidak begitu tertarik sehingga tidak banyak pertanyaan yang muncul dari sasaran kedua ini.
Inilah tantangan kita untuk terus memajukan ekonomi Islam yaitu membagikan pengetahuan bersama-sama tentang ekonomi Islam agar ekonomi Islam dikenal bbanyak masyarakat dan masyarakat sadar betapa sempurnanya ekonomi Islam dibanding dengan ekonomi Konvensional. semoga kita tetap istiqomah dalam menyebarkan ekonomi Islam sedikit demi sedikit asal bisa terus dilakukan.

Senin, 04 Desember 2017

Kunjungan Ke Panti Asuhan Putri Aisyiyah Malang

            Pada tanggal 26 November 2017 mahasiswa mata kuliah Perekonomian Indonesia ID prodi Ekonomi Islam jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ilmu dan Bisnis Universitas Brawijaya yang diampu oleh ibu Yenny Kornitasari melakukan kegiatan sosial di Panti Asuhan Putri Aisyiyah yang terletak di jalan Mt Haryono Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Kami berangkat pada pukul 14:30 dan mnyiapkan segala sesuatunya sampai pukul 15:00 dimana kami melakukan acara tersebut di aulla yang telah disediakan oleh pihak panti.
       Acara pertama kami melakukan perkenalan dengan anak-anak panti dan kebanyakan dari mereka sangat antusia dengan kedatangan kami salah satunya adalah adik kita yang bernama Tyas. Ia sangat senang sekali dengan kedatangan kami dari sekian banyak anak-anak panti yang paling aktif adalah Tyas ini. Setelah melakukan perkenalan acara pertama adalah bermain games, dan games pertama adalah joget balon anak-anak sangat senang sekali melakukan games ini yang tersdiri atas 10 orang dan berpasang-pasangan 2 orang. Setelah asyik games pertama diadakan games kedua yaitu balap kelereng disini kami mahasiswa juga ikut bermain. Game ketiga adalah bermain membuat lingkaran yang besar kemudian berputar-putar lalu jika musik berhenti anak-anak harus mencari mahasiswa perempuan untuk dipeluk. Walaupun sederhana namun kami semua sangat senang dan kami jadi merasa lebih dekat dengan mereka. Nah pada games terakhir ini ketua kelas kita mempunyai ide untuk melombakan hafalan surat-surat pendek. Tentu saja mereka berlomba-lomba untuk maju dan melantunkan ayat suci al-qur’an.

                    (Tyas sedang membacakan surat Al-Ma’un)
            Pada pukul 17:30 adalah waktu untuk ishoma baik mahasiswa maupun anak-anak melakukan shalat berjamaah di mushallah. Setelah selesai shalat acara selanjutnya adalah makan bersama dengan duduk melingkar kami merasakan kebersamaan dengan anak-anak panti. Makan sambil bergurau dan mengobrol banyak sekali pelajaran yang kami dapatkan dari cerita-cerita 
mereka terutama tentang rasa bersyukur.

         (saat acara makan bersama anak-anak panti)

Setelah acara makan bersama selesai acara selanjutnya adalah pembagian ahadiah dari pemenang lomba-lomba sebelumny dan juga penyerahan bantuan berupa uang tunai yang diserahkan kepada bapak Supri. setelah itu kami pamit untuk pulang kepada mereka. Kami melakukan salam-salaman kepada semua anak panti. Banyak sekali pelajaran yang kami dapatkan setelah melakukan kegiatan sosial ini. Penulis pribadai mendapatkan pelajaran berharga yaitu apa artinya bersyukur masih memiliki orang tua yng lengkap dan mau bertanggung jawab. Terimakasih untuk anak-anak Panti Asuhan Putri Aisyiyah telah memberikan kami suatu pelajaran hidup yang sangat berharga.


(ketua kelas memberikan bantuan berupa uang tunai)